Rancangan

Rabu, 28 November 2018

Bromance not Gay





Kesel banget sama para fujoshi yg suka couple2in para member boygroup sebagai couple yaoi. Gw juga suka couple2in beberapa member sih tapi sebagai bromance yah, bukan yg aneh2 gitu. Gimana ga kesel coba? Mereka para fujoshi yg suka couplein KaiSoo atau ChanBaek, ga lihat apa Kyungsoo udah manly banget gitu masih mereka panggil "umi umi". Anjir rasanya pen gw lemparin granat. Kyungsoo itu manly tanpa perlu liatin abs di depan umum.
Ada lagi nih fujoshinya OngNiel, coba deh bandingin gimana reaksi Ong pas dia jalan berdua sama Daehwi di Jepang, sama reaksi Ong kalo lagi berdua sama Daniel atau Jaehwan. Pas lagi sama Daehwi sebenernya sih Ong happy2 aja di depan kamera, tapi tetep aja dia kelihatan kurang nyaman gitu, soalnya tau sendirilah gimana Daehwi? Dan sebaliknya pernah lihat Daniel di Knowing Brothers yg scene Heechul berbisik ke telinga Daniel? Itu reaksinya Daniel adalah reaksi seorang anak laki2 yg normal. Menurut gw kenapa Ong lebih nyaman berinteraksi sama Daniel? karena mereka punya habbit yg sama dan mereka nyaman sebagai bromance. Jadi stop nyebut2 Kang Daniel sebagai daddy dan Ong sebagai umi. Gw yakin para member juga pasti kesel dicouple2in sebagai pasangan gay gitu (Lihat interview Daniel di Happy Together season 4 eps Wannaone).

Minggu, 22 Mei 2016

Inikah??


Aku menangis menyaksikan negeri ini
Katanya manusia namun tak berhati
Sejenak berfikir lebih baik mati bunuh diri
Daripada harus menyaksikam kepedihan negeri ini

Ya Allah yaa Robbi.. timpakan saja bencana alam yang dahsyat
Itu lebih baik daripada bencana yang timbul dari manusia-manusia bejat

Katanya hukum namun tak ada keadilan bagi korban
Hukum apanya jika masih menyisakan kepedihan

Memang hanya hukum Islam yang mengagumkan
Itu yang seharusnya ditegakkan

Astagfirullahal'adziim
Astagfirullahal'adziim
Astagfirullahal'adziim




Cileungsi, 22/05/2016

Jumat, 25 Desember 2015

Aku Takut Mati


Jika aku mati, dunia akan tetap seperti ini
Kehidupan manusia akan berjalan seperti biasanya
Tangisan untuk kepergiankupun tak berapa lama akan hilang
Namun apa yang akan terjadi denganku di alam selanjutnya?
Aku takut masaku di alam sana akan lebih lama dari usiaku di dunia
Aku takut jika yang menemaniku adalah bau busuk dari amal burukku
Membayangkan malaikat Munkar dan Nakir mengoyak tubuhku
Memisahkkan jiwa dari ragaku
Menanyakan pertanyaan yg entah apakah aku bisa menjawabnya atau tidak

Sejujurnya ada saat di mana aku merasa jenuh dan putus asa dalam hidupku
Seakan lebih baik aku mati saja
Namun apakah alam selanjutnya akan lebih baik dari kehidupanku di dunia?
Seharusnya aku sangat bersyukur atas kehidupan yang Allah berikan padaku
Tapi yang kulakukan justru sebaliknya

Sungguh aku malu pada Robbi-ku



Senin, 24 Agustus 2015

Telat Nonton "The Liar and His Lover"



Akhir-akhir ini lagi keranjingan sama movie Jepang yang judulnya The Liar and His Lover. Hmmh, mungkin karena lagi kangen sama mas Sato Takeru. Jadi isenglah liat trailernya di Youtube. Eh, jadi penasaran sama filmnya deh. Saking nafsunya sampe bela-belain untuk download film ini walaupun sinyalnya lagi ga bersahabat. Aaa.. telat banget sih aku. Padahal kan ini film tahun 2013.

Sebenernya sih udah pernah lihat poster filmnya waktu jamannya nungguin sequel Rurouni Kenshin rilis. Tapi jujur saat itu aku memang ga tertarik nonton film ini. Belum tahu juga kalau ternyata ini adalah film adaptasi dari manga berjudul Kanojo wa uso o aishisugiteru. Kalau aku tahu ini film versi live action dari manga mungkin aku langsung cari film ini pas baru rilis.

Kesan nonton film ini, sebenernya kalo dari segi cerita sih biasa aja, sama seperti film bergenre remaja, romance lainnya. Tapi karena cast lead male-nya Sato Takeru, jadi berasa spesial gitu. Hahhaaa..

Nonton film ini ngingetin aku sama drama Korea He is Beautiful. Ituloh.. drakor yang castnya Jang Geun Suk, Park Shin Hye sama Jung Yong Hwa. Nah, film ini punya kemiripan karena sama-sama bertema musik dan entertain. Juga punya sosok band terkenal kayak Crude Play sama A.N.Jell gitu.

Ga main-main, film The Liar and His Lover ini menyajikan lagu-lagu yang ga asal-asalan dan bisa dinikmati penonton. Hayo.. ngaku deh yang udah nonton, pasti terngiang-ngiang sama lagu-lagu di film ini kan? Suka sama lagu yang mana? Insecticide? Sotsugyou? Sayonara no junbi wa mou dekiteita? atau Chippoke na ai no uta? hahhaaa..

Asli deh sampai sekarang aku belum bisa move on dari film ini. Lagu Sayonara no junbi masih terngiang di telinga. Dan senandungnya Ogasawara Aki di first meet-nya sama Riko juga nyess banget.

Aduh, lagi-lagi aku ga bisa bohong kalo Sato Takeru emang top banget aktingnya. Bener-bener bikin kita aku berpikir kalo emang dia The one and only yang bisa meranin tokoh itu.

Pokoknya walaupun menurut aku cerita film ini biasa aja, tapi karena film ini digarap dengan serius, jadi film ini recomend banget deh, apalagi buat yang suka film romantis tapi ga lebay.

Eh iya, ada lagi..
Selain film ini ngingetin aku sama drakor, aktingnya mas Takeru juga ngingetin aku sama Q10. Bagian mana yang bikin aku inget Q10? Ituloh yang bagian prolognya Aki, bikin aku inget sama Fukai Heita. Hahhaaa lagi-lagi suaranya Takeru Sato terngiang di telinga aku. Hufth.. gimana caranya biar bisa move on dari mas yang satu ini yah..

Aaa.., ada lagi tambahan. Aku sempet speechless liat Shohei Miura nyanyi. Tadinya aku kira dia cuma lipsync suara seseorang, tapi ternyata itu memang suara aslinya. Ga nyangka kalau Nakatsu di HanaKimi 2 bisa nyanyi. Dan sepintas vokalnya Shohei ini mirip vokalnya Jang Geun Suk. Eh iya ga sih? cmiiw..

ups.. ada bonus nih


Crude Play and Ogasawara Aki

Tak Perlu

Berbicara denganmu di telepon di tempat kita bekerja
Aku tahu itu kau
Tak perlu menjelaskan namamu
Juga menanyakan ini suara siapa
Kau pasti tahu jawabannya
Akupun tahu itu suaramu

Sama seperti sebelumnya
Dengan alibi menanyakan suatu hal yang berkaitan dengan pekerjaan
Ku pikir itu hanya trikmu untuk mendengar suaraku

Sudahlah..
Tak perlu menunjukkan keberadaanmu
Tak usah muncul di depan mataku
Karena itu hanya akan membuat hatiku sakit
Upayaku untuk melupakanmu sia-sia saja

Aku tak ingin menjadi duri bagi hubungan kau dan dia
Karena Akupun wanita yang berhati
Sama seperti dia